Rabu, 06 November 2013

Resistor

Resistor Variable ( Variable resisitor atai vanstor ) adalah resistor yg nilai tahananya dapat berubah atau dapat di ubah. Resistor ada 2 macam yaitu :
  - Resistor tetap ( resistor yg nilainya tetap ).
  - Resistor variable ( resistor yg bisa diatur secara manual dengan tangan maupun yang diatur otomatis oleh cahaya dan suhu ).

 Contoh Resistor :
   1. Potensiometer         3. LDR
   2. Trimpot                    4. Thermistor ( NTC dan DTC )
1. Potensiometer 
  Adalah resistor yg resistensinya bisa langsung dengan tangan.
2. LDR ( Light Depeding Resistor )
  Adalah resistor yg peka cahaya yg resistensinya tergantung pada cahaya/sinar.
3. Trimpot 
  Adalah resistor yg resistensinya bisa diatur dengan tangan dan bantuan alat lain, seperti dengan obeng.
4. Thermistor 
  Adalah resistor peka suhu yg resistensinya tergantung/bisa diatur dengan suhu, Thermistor ada 2 jenis :
   +PTC ( Positive Temperature Coefision )
   +NTC ( Negative Temperature Coefision )

Cara menghitung resistor

Setiap warna pada resistor memiliki angka sendiri sendiri.
-Hitam = 0
-Cokelat = 1
-Merah = 2
-Jingga = 3
-Kuning = 4
-Hijau = 5
-Biru = 6
-Ungu = 7
-Abu abu = 8
-Putih = 9

-Emas = 5%
-Perak = 10%
-Tanpa warna = 20%

Jika Warna Resistor secara berurutan dari kiri Coklat, Merah, Jingga, Emas.
Cokelat = 1 - - - - - <- Cokelat nilainya 1
Merah   = - 2 - - - - <- Merah nilainya 2
Jingga    = - - 0 0 0  <- Jingga nilainya 3 yg diambil nolnya maka jadi nol 3x
----------------------+

                 12000 x 5% = 600 om
Rmax : 12000 + 600 om 
          : 12600 om
Rmin  : 12000 + 600 om
          : 11400 om


Tidak ada komentar:

Posting Komentar